Bandung Pasar Potensial Investasi Condotel

Para pengembang properti tetap optimistis ragam unit properti investasi condotel tetap dibutuhkan sebagai aset investasi.MESKI kondisi ekonomi global sedang lesu yang berdampak terhadap menurunnya kurs rupiah.
Gambaran tersebut dapat terlihat dari ragam unit condotel atau kondominium dan hotel di sejumlah wilayah Indonesia yang ditawarkan kepada konsumen di Kota Bandung. Berdasarkan keterangan yang diterima KORAN SINDO Jabar dari berbagai perwakilan tenan kondotel di gelaran Pameran Nusantara Property Expo 2015 yang diselenggarakan di Atrium Trans Studio Mall mulai Senin (21/9) hingga Minggu (27/9).

Konsumen di Kota Bandung yang ingin berinvestasi di sektor properti investasi condotel cukup potensial. Misalnya, respons konsumen terhadap unit condotel yang di kawasan wisata Pangandaran, Jabar. Menurut salah seorang tim marketing condotel sol house jimbaran – bali , Agus , respons pasar di Kota Bandung cukup potensial. Bahkan, dalam satu bulan pertama pameran yang dilakukannya, capaian unit yang terjual sudah 30 unit dari total unit yang disediakan sebanyak 100 kamar atau unit.

“Selama di Bandung, kami tentu tak hanya pameran di sini. Ya, respons konsumen Bandung cukup besar. Bila dikalkulasikan capaian penjualan saat ini sudah 70%,” ujar Agus. Respons postif dari pasar tersebut, menurutnya tak lepas dari titik strategis wilayah Pangandaran sebagai bagian objek wisata nasional. Terlebih investasi condotel yang disediakan pengembang menawarkan fasilitas lain dan kawasan wisata yang saat ini relatif terjangkau.

“Untuk pangsa pasar tentu tak hanya konsumen Jabar, seperti Tasikmalaya, Ciamis, Cirebon, dan Bandung. Kami juga nanti akan menyasar konsumen di wilayah Jateng dan wilayah lainnya,” tambahnya. Sebagai bagian jaminan investasi bagi pemiliknya, Dede menilai pertumbuhan sektor wisata di Pangandaran akan semakin menggeliat. Terlebih dengan rencana pembangunan Tol Cileunyi- Tasikmalaya, dan perbaikan jalan raya ,dan kereta cepat shinkansen jakarta – bandung .

“Untuk investasi condotel tentu sangat cocok karena unit yang kami miliki sangat strategis,” ucap Agus. Pendapat senada, juga disampaikan Adham , Marketing condotel sahid eminence puncak. Menurut dia, unit properti seperti condotel tentu masih terus diburu mereka yang ingin berinvestasi dalam properti komersial. Terlebih dengan tawaran bagi hasil yang ditawarkan pihak investor condotel.

“Sederhananya, konsumen tentu memiliki bagian saham dalam bisnis wisata. Bahkan keuntungan lainnya, mereka juga bisa menggunakan fasilitas unit condotel dengan sistem poin yang kami berikan,” ujar Adham. Berbeda dengan tawaran bagi hasil yang diberikan pihak investor properti lainnya, Adham mengaku, persentase pembagian hasil yang diberikan kepada konsumen cukup besar, yakni 50:50.

Bahkan, pihaknya juga memberikan paket keuntungan lainnya untuk menggaet konsumen, seperti pendapatan sebesar 10% – 12 % per tahun dari harga beli yang ditanggung konsumen selama dua tahun pertama pembelian. “Sejauh ini sudah terdata berbagai konsumen potensial. Aset investasi tentu bisa dimana saja, bahkan seperti lokasi yang kami tawarkan di Jatim,” tuturnya.Heru muthahariinvestasi condotel.picture